ilmu kelautan sebagai sains yang kompleks, yaitu menyangkut pengetahuan.
1. Dinamika laut (pergerakan pasang surut di laut )
2. Kebumian
3. Dan teknologi pemanfaatan segala potensi dan kekayaan yang dikandung oleh laut
4. Pengetahuan terhadap ancaman dan lingkungan hidup.
· Potensi Air Asin (Laut)
Indonesia sebagai benua maritim memiliki wilayah laut dengan luas kurang lebih 5,6 juta kilometer persegi,17.508 pulau-pulau,3.166.163 wilayah ZEE,dan 95.181 km panjang pantai terbesar kedua di dunia setelah Kanada. Banyak potensi sumber daya yang bisa dimanfaatkan disini,misalnya potensi perikanan tangkap,bahan obat-obatan (yang berasal dari hasil laut),kadar garam,potensi sumber energi alternatif yang berasal dari laut arus laut,arus pasang surut,gelombang laut,arus susul pantai,cahaya matahari,angin,dan bahkan tumbuhan yang hidup di sana pun memendam energi melimpah sebagai ”emas hijau” pada masa mendatang karena potensinya sebagai bahan baku penghasil BBN (Bahan Bakar Nabati).Tercermin dengan besarnya keanekaragaman hayati, selain potensi budidaya perikanan,laut Indonesia juga memiliki berbagai fungsi lain, seperti transportasi dan pelabuhan, kawasan industri, agribisnis dan agroindustri, serta rekreasi dan pariwisata.
2. Potensi Produksi Perairan Indonesia
Perlu kita ketahui bahwa hasil perikanan budi daya di Indonesia setiap tahunnya sekitar 46,3 juta ton.Hasil laut Indonesia berkisar 52 persen dari produksi keseluruhan tangkapan laut dunia yaitu 47,6 juta ton.Bahkan,menurut FAO (badan PBB yang menaungi informasi pangan dan pertanian dunia),Indonesia merupakan produsen ikan terbesar di dunia dengan bobot produksi sekitar 87,1 juta ton.Jumlah yang fantastic tersebut meliputi 4,4juta ton diwilayah tangkap perairan Indonesia sedangkan 1,8 juta ton lainnya berada di perairan ZEE.










